Biography


Foto adalah rekaman sebuah situasi dengan cara menangkap cahaya oleh sebuah alat yang disebut Kamera dan dilakukan oleh seorang fotografer. Dengan kata lain, fotografer bisa disebut juga sebagai seorang pelukis dengan medium cahaya dan kamera. Seorang pelukis tentunya harus mampu mengekspresikan sebuah situasi sehingga hasil karya fotonya mampu untuk berkomunikasi dengan orang yang melihat foto tersebut.


Foto adalah salah satu seni berkomunikasi, contohnya dengan melihat sebuah foto kita mencerna apa yang hendak disampaikan oleh seorang fotografer. Oleh karena itu, karya seni fotografi seringkali digunakan sebagai media dokumentasi untuk mengabadikan moment kehidupan umat manusia. Banyak sekali foto-foto yang sangat berharga pada kehidupan kita, yang mana moment tersebut seringkali tak mungkin diulang kembali di masa yang akan datang. Oleh karena itu foto bersifat price-less.


Sank Photography hadir untuk anda, dengan memadukan seni fotografi dan teknologi digital dewasa ini, kami siap membantu anda dalam mengabadikan moment indah sebuah insan kehidupan dalam sebuah karya seni fotografi yang bernilai estetika tinggi.

Content

Tampilkan postingan dengan label history. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label history. Tampilkan semua postingan

SEJARAH FOTOGRAFI

Senin, 23 November 2009 0 komentar

SEJARAH FOTOGRAFI

Fotografi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua suku kata, yaitu photos yang berarti cahaya dan graphos yang berarti lukisan. Jadi, arti fotografi adalah melukis dengan cahaya. Permulaan fotografi dan orang-orang yang memulai perkembangannya sampai saat ini masih samar-samar. Namun fotografi mulai berkembang dengan pesat saat ditemukannya kamera obscura, kamera obscura merupakan cikal bakal kamera modern. Kata kamera berasal dari kata ruangan sedangkan obscura berasal dari kata gelap.
Pada awalnya kamera obscura digunakan sebagai alat bantu dalam membuat lukisan wajah oleh para seniman di abad ke-14. Bentuk kamera obscura menyerupai sebuah kotak kedap cahaya yang pada salah satu sisinya (yang menghadap ke objek) diberi lubang sebesar lubang jarum atau kerap disebut pinhole dan pada sisi yang berlawanan orang dapat melihat citra dari objekyang dipantulkan oleh lubang kecil tadi pada selembar kertas, dari situlah kemudian sang seniman dapat melukis objek dengan cara menjiplaknya.
Sekarang ini fotografi telah berkembang dengan sangat pesat. Dengan ditemukannya berbagai teknologi memotret dengan kamera menjadi semakin mudah.